Kuatkan Aqidah Baznas Latih Kesiapsiagaan Mualaf Baduy

Lebak – Rabu, 18 September 2019, Mualaf Center Baznas (MCB) gandeng Baznas Tanggap Bencana (BTB) adakan pelatihan kesiapsiagaan untuk mualaf suku Baduy. Pelatihan ini diselenggarakan dalam upaya mengedukasi mualaf binaan MCB terkait mitigasi bencana kebakaran yang sering terjadi di wilayah Leuwidamar.

Dilaksanakan di Dusun Kompol Desa Sangkan Wangi Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, pelatihan ini dihadiri oleh 60 mualaf binaan MCB gabungan dari Desa Sangkanwangi Desa Jatisari dan Desa Cibungur.

Paparan tentang kebencanaan dari BTB

Sebagai penguatan aqidah mualaf, dalam pelatihan ini da’i MCB menyampaikan tausyiah tentang hakikat Allah menurunkan bencana kepada manusia adalah untuk menguji kualitas keimanan dan kesabaran seorang muslim, atau bisa juga sebagai teguran Allah atas kelalaian dan dosa yang dilakukan.

Tausyiah oleh Da’i MCB

Pada kesempatan ini Tim BTB memberikan pelatihan tentang kebencanaan, pengenalan alat pemadam api, dan simulasi pemadaman api.

Simulasi memadamkan api memakai APAR

Diakhir pelatihan mewakili mualaf suku Baduy, Ustadz Kasja yang merupakan tokoh masyarakat sekaligus pembina mualaf Baduy menyampaikan rasa syukur dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas yang telah menyelenggarakan pelatihan ini, harapannya mudah-mudahan pelatihan ini bermanfaat untuk kehidupan mualaf di Baduy.

REP : EF

Mualaf Ciranjang Sempurnakan Ibadah Melalui Layanan Kesehatan dan Khitanan Massal

MCB, Ahad (15/09/19) —– Cianjur. Mualaf Desa Sindangjaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat memang menjadi masyarakat minoritas di tengah-tengah warga yang beragama Kristen. Sedikit demi sedikit mereka belajar Islam dari Ustadz yang membina di wilayah tersebut

Pak Agus Setiawan yang merupakan koordinator Mualaf Center Baznas (MCB) wilayah Ciranjang mengatakan, ada kebutuhan bagi warga mualaf di desa Sindangjaya yang sudah memeluk Islam, yakni khitan. Sebelumnya ia berkomunikasi dengan MCB agar bisa menyelenggarakan program kesehatan di wilayah desa Sindangjaya Kec. Ciranjang Cianjur.

Alhamdulillah Ahad, 15 September 2019 MCB menggandeng Rumah Sehat Baznas (RSB) Jakarta untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan dan khitanan massal mualaf di Desa Sindangjaya Kec. Ciranjang Kab. Cianjur Jawa Barat. Pelayanan kesehatan gratis diperuntukkan bagi 200 mualaf dan pelayanan khitanan diperuntukkan bagi 50 anak mualaf di sekitar desa tersebut.

Turut hadir pada kegiatan ini Anggota Dewan Kabupaten Cianjur Yoga Natanusya, tokoh Cianjur H. Chep Hernawan dan Kepala Desa Sindangjaya. Kepala Desa Sindangjaya dalam sambutannya mengucapkan syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas atas layanan yang diberikan kepada warganya.

MCB berharap dengan adanya kegiatan ini warga semakin sadar mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan pola hidup yang sehat dan dapat menyempurnakan ibadah anak Indonesia.

Tagline yang diusung dalam kegiatan ini berjudul “Sempurnakan Ibadah Anak Indonesia” menggambarkan semangat MCB dalam mensyiarkan syariat dalam kehidupan sehari-hari salah satunya melalui khitanan massal dan kesehatan jasmani.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendekatkan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang erat kaitannya dengan keimanan seorang muslim dalam menjalankan ibadah. Seperti sabda Rasulullah SAW “Muslim yang kuat lebih baik dan lebih di cintai Allah daripada muslim yang lemah”. Oleh karena itu, muslim yang sehat dan kuat akan mampu menjalankan banyak kebaikan.

Red : MCB  Rep : EFK

MCB Bina Mualaf Suku Akit di Pulau Terujung Kec. Kuala Kampar, Provinsi Riau

MCB, Kamis (5/09/2019) — Mualaf Center Baznas bersama Baznas Provinsi Riau dan Baznas Kab. Pelalawan meresmikan program pembinaan dan pendampingan untuk para mualaf dan masyarakat suku Akit di Pulau Mendol. Suku Akit merupakan suku asli Pulau Mendol dan beberapa daerah di Provinsi Riau. Dahulu mereka hidup di perahu dan berpindah-pindah dari satu daerah pesisir ke daerah lainnya.

Acara peremian ini dihadiri oleh Komisioner Baznas Provinsi Riau, Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan, Sekretaris Kecamatan Kuala Kampar, Kepala Pelabuhan Penyalai (Kuala Kampar), KUA Kuala Kampar, Penyuluh Agama Kuala Kampar, Ketua MDI (Majelis Dakwah Islam) Kuala Kampar, Bimas Polsek Kuala Kampar serta para mualaf binaan Mualaf Center Baznas.

Program pembinaan ini telah berlangsung selama satu bulan, dengan jumlah binaan sebanyak 75 KK. Selain program pembinaan, Da’i MCB yang diterjunkan juga akan membantu mengadvokasi permasalahan masyarakat di Pedalaman Pulau Mendol.

Program Pembinaan ini diharapkan mampu melahirkan muslim dan muslimah kaffah, serta menggelorakan kembali geliat dakwah pedalaman di pulau terujung Kuala Kampar.

#ZakatMemuliakanMualaf
#ZakatTumbuhBermanfaat

Tingkatkan Literasi Islam Da’i MCB Bangun Sinergi Bersama Masyarakat

MCB, Ahad (18/08) —– Tondok Lemo. Kegiatan syukuran merupakan salah satu agenda saat adanya kedukaan bagi masyarakat di dusun Tondok Lemo, Lembang Bo’ne Buntu Sisong. Kegiatan syukuran kali ini berada disalah satu kediaman anggota majelis ta’lim ibu-ibu yang akrab disapa ‘Indo’ Ammi’.
Pada kegaiatan syukuran yang dilaksanakan pada Ahad, 18 Agustus 2018, Da’i Mualaf Center BAZNAS (MCB) memaparkan program pembinaan yang dapat disinergiskan bersama masyarakat dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa dikalangan warga muslim Tondok Lemo.
Alhamdulillah, pada kesempatan syukuran yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tenaga pendidik, dan  warga masyarakat khususnya mualaf, Da’i MCB telah membentuk dua kelompok pimbinaan pada pertemuan tersebut. Hal itu menandakan masyarakat antusias terhadap program MCB dalam meningkatkan literasi Islam dikemas melalui program pembinaan mualaf.
#ZakatMemuliakanMualaf
#ZakatTumbuhBermanfaat

MCB Gagas Sinergi Aksi Untuk Mentawai Pada Kegiatan Khitanan Massal Mualaf

Mualaf Center Baznas, Siberut Selatan — MCB menggagas sinergi aksi untuk Mentawai dalam pelaksanaan kegiatan khitanan massal gratis untuk mualaf Rabu, 21 Agustus 2019. Sasaran kegiatan ini adalah para mualaf yang berada di wilayah Siberut Selatan, Siberut Barat Daya dan Siberut Tengah, Kab. Kepulauan Mentawai.
Pada kesempatan tersebut Da’i MCB turut membimbing dan mengapresiasi para mualaf baik anak-anak dan orang dewasa dalam pelaksanaan syari’at Islam yaitu khitan. Tidak hanya memberi pengetahuan dari segi keislaman melainkan dilihat dari segi kesehatan. Menurut Bahasa medis sunat disebut dengan istilah sirkumsisi yang memiliki manfaat berupa perlindungan dari penyakit menular seksual dan infeksis saluran kemih.
Banyak mualaf di Kepulauan Mentawai yang belum dikhitan akibat biaya khitan yang cukup besar. Sehingga antusiasme para mualaf cukup besar dalam kegiatan khitanan massal ini. Acara khitanan massal ini diikuti oleh 92 peserta mualaf, yang terdiri dari 20 orang mualaf usia dewasa dan sisanya usia remaja dan anak-anak.
Para mualaf yang menjadi peserta khitanan massal merasa senang mengikuti kegiatan tersebut. Dengan dilaksanakannya khitanan semoga bisa semakin menyempurnakan keislaman mereka. Pada kesempatan tersebut, Da’i MCB membagikan bingkisan bagi peserta khitan mualaf. Bingkisan tersebut berisi sarung dan basic needs yang dapat menunjang kebutuhan hidup masyarakat mualaf.
Sinergitas dibangun antara Mualaf Center Baznas (MCB) dengan Yayasan Rumaha Sakit Islam Ibnu Sina (Yarsi) Sumbar dan KUA Kecamatan Siberut Selatan
Red : RS     Rep : M