GORESAN TINTA HIJRAHKU – KUMPULAN KISAH NYATA INSPIRATIF MUALAF

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada pimpinan umat, Nabi Muhammad SAW.
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki pertumbuhan mualaf yang siginifkan. Mualaf-mualaf ini tentunya tersebar diseluruh penjuru wilayah Indonesia. Karakteristik budaya Indonesia yang beragam memiliki kekhasan dari setiap kisah mualaf dalam proses menjadi seorang muslim atau perjuangannya mempertahankan keislamannya.
Terbitnya buku antalogi kisah inspirasi mualaf yang berjudul “Goresan Tinta Hijrahku” merupakan salah satu program perlombaan dalam memeringati hari Kemerdekaan RI Ke-74. Selain itu, terbitnya buku kisah mualaf merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap mualaf atas segala pengorbanan dan perjuangan untuk menjadi seorang muslim. Semoga buku ini dapat bermanfaat dan semoga Allah SWT senantiasa memberkahi. Aamiin ya Rabbal’alamiin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Goresan-Tinta-Hijrahku

Download Buku GORESAN TINTA HIJRAHKU – KUMPULAN KISAH NYATA INSPIRATIF MUALAF

BAZNAS Bimbing Anak Mualaf Belajar Online dan Hafalan dari Rumah

Terhitung sudah dua belas hari Nurahman atau yang di sapa ‘Nur’ belajar sekolah di rumah. Nur merupakan salah seorang anak dari Noryah binaan Mualaf Center BAZNAS di Desa Teluk, Kecamatan Kualakampar, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Pada Jum’at (1/5/2020) Nur dibimbing oleh Da’I Mualaf Center BAZNAS, Rendi Saputra, dalam proses belajar online selama berada di rumah.

Adapun aktivitas rutinnya setiap Senin hingga Jum’at mengerjakan tugas dari guru sekolahnya sekaligus menyetorkan hafalan. Da’i Mualaf Center BAZNAS memberikan dukungan dan bimbingan kepada Nur untuk tetap giat sekolah meskipun di rumah.

“Saya sangat terbantu dengan adanya bimbingan dari Ustadz. Biasanya saya suka bertanya tentang hal-hal yang kurang dipahami, sekaligus meminta Ustadz untuk menyimak hafalan sebelum dilaporkan ke pada guru” ujarnya.

Setelah mendapatkan tugas dari guru sekolahnya, Dai Mualaf Center BAZNAS mendatangi kediaman Nur untuk menjelaskan tugas yang diberikan kepadanya dan menyetorkan hafalan yang telah dihafalnya satu hari sebelumnya.

Setelah proses pembelajaran dan setoran selesai, Da’i Mualaf Center BAZNAS mengirimkan hasil tugas yang telah dikerjakan serta setoran hafalan Nur melalui WhatsApp. Setelah itu Dai menunggu beberapa waktu untuk dipastikan apakah ada tugas lanjutan atau ada koreksi. Jika dirasa selesai setelah itu Nur dinyatakan hadir mengikuti pembelajaran.

Sekilas tentang Nurahman, ia adalah anak dari sepasang suami istri yaitu Noryah dan Milo. Noryah merupakan mualaf sedangkan Milo seorang mukallaf. Nur mendapatkan beasiswa pendidikan untuk diasramakan di Yayasan Istana Yatim berkat inisiatif dari BAZNAS Kabupaten Pelalawan. Sekarang Nurrohman duduk di kelas 7 SMP Plus Al-Ibanah Kecamatan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

Menurut penuturannya Ia hanya dibolehkan pulang ketika waktu libur tiba yakni akhir semester. Ada pengecualian untuk kali ini, karena pendemi Covid-19 belum memiliki kepastian dalam penyelesaiannya, maka Nur beserta siswa yang lainnya dipulangkan ke rumah masing masing.

“Orang tua Nur terlihat senang sekali ketika Nur pulang dan melakukan pembelajaran di rumah. Meskipun belajar daring Nur terkendala jaringan, tetapi saya mencoba terus memotivasi Nurahman agar ia senantiasa giat belajar dan menghafal Al-Qur’an selama di rumah” terang Rendi.

“Ngaji Iqronya yang Banyak Ya Ustadz..”

Pelalawan – Selasa, 21 April 2020 – Dai Mualaf Center BAZNAS (MCB) Pulau Mendol melakukan pembinaan mualaf di kediaman salah seorang Mualaf yang terdiri dari Romanto dan Karlina di Pulau Mendol Desa Teluk Kecamatan Kuala Kampar Kab. Pelalawan Prov. Riau. Hari Ini merupakan pembinaan ke 7 semenjak keduanya berikrar mengucapkan 2 klalimat syahadat.

Agar pembinaan tetap berjalan dengan baik meski ada di masa pandemik Covid-19, Dai MCB tetap melakukan pembinaan rutin dengan berkunjung ke rumah-rumah mualaf dengan tetap memperhatikan protolkol keselamatan kesehatan.

Pembinaan ini dilaksanakan bada Ashar, dimulai dengan pembacaan Surah Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas dan Surah Al Kautsar, kemudian dilanjutkan dengan menghafal bacaan-bacaan Sholat yang belum mereka hafal. Mereka ingin sekali belajar Islam setiap hari, bahkan Romanto sering menuturkan “Ngaji Iqronya yang banyak ya Ustadz, hehe…”.

Ada pancaran bahagia yang muncul di wajah mereka, kita doakan semoga mereka diberikan keistiqomahan untuk selalu mengikuti pembinaan, aamiin.

Da’i MCB Kuatkan Keislaman Mualaf dari Rumah ke Rumah

Mentawai – Senin, 27 April 2020 – Dalam upaya penguatan keislaman para mualaf di bulan Ramadhan, Da’i Mualaf Center BAZNAS (MCB) Kep. Mentawai kembali melakukan kunjungan dakwah ke kediaman salah satu mualaf binaan di Dusun Batjoja Desa Maileppet.

Aktivitas ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang menunjang keamanan dari Covid-19. Oleh karena itu pengajian minguan seperti biasanya diganti dengan metode kegiatan dakwah dari rumah ke rumah. Peraturan Bupati Kepulauan Mentawai pun masih membolehkan adanya kegiatan pembinaan keagamaan di bulan Ramadhan dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku seperti tidak berkerumun lebih dari 5 orang, menjaga jarak dan selalu memakai masker.

Pada kesempatan ini, Da’i MCB memaparkan fiqih ringkas seputar puasa Ramadhan, seperti rukun puasa, syarat puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, dan lain sebagainya.

Ibu Desi  salah satu mulaf binaan menanyakan hal hukum sikat gigi pada waktu pagi setelah lewat Subuh. Da’i MCB menjelaskan bahwasanya menyikat gigi tidak membatalkan puasa selama tidak menelan air atau cairan pasta gigi, adapun Imam Syafi’i mengatakan makruh jika dilakukan setelah lewat dzuhur. Tapi walaupun tidak membatalkan puasa, demi kehati-hatian sebaiknya menyikat gigi dilakukan diwaktu sebelum shubuh.

Para mualaf merasa senang dengan kedatangan da’i kali ini, karena mereka merasakan butuh akan pencerahan dan siraman rohani yang bisa menyemangati mereka beribadah di bulan Ramadhan ini.

Harapannya, kegiatan ini bisa tetap terlaksana secara berkesinambungan selama bulan Ramadhan ini, sehingga para mualaf bisa terus bersemangat dalam melaksanakan ibadah.

Tetap Bahagia Saat Wabah Melanda

Da’i Mualaf Center BAZNAS (MCB) mendistribusikan paket basic need kepada mualaf binaan di Desa Maileppet, Kec. Siberut Selatan Senin 13 April 2020. Paket basic need tersebut berisi bahan-bahan kebutuhan pokok dan sabun cuci tangan.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa kediaman mualaf di Dusun Batjoja, Dusun Siritengah, Dusun Batsimaonai dan Dusun Pasakiat. Sebagian ada yang langsung diantarkan ke rumahnya, dan sebagian lain ada yang datang mengambil dengan tetap melakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Pembagisn basic needs ini sangat bermanfaat bagi para mualaf di masa Covid-19. Pasalnya sebagian kepala keluarga mereka banyak yang tidak mendapatkan penghasilan seperti biasanya akibat karantina lokal, khususnya yang pekerjaannya biasa ke luar pulau.

“Kami sangat berterimakasih atas paket sembakonya yang sangat bermanfaat, karena suami kami yang biasa kerja ke luar pulau sekarang tidak bisa melakukan pekerjaan seperti biasa.” Ujar Ibu Elpi salah satu jamaah mualaf di Dusun Batjoja.

Harapannya, pembagian basic need ini bisa membuat para mualaf binaan bisa tetap bersemangat dalam melaksanakan ibadah meskipu dalam kondisi keterbatasan seperti sekarang ini.