Adzan Pertama Anak Mualaf Otobasa

Landak, 16 Oktober 2019, Da’i  Mualaf Center Baznas (MCB) dalam pembinaan mingguan bagi anak-anak di Dusun Otobasa Desa Keranji Paidang Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat, memberikan pembelajaran tentang Adzan

Da’i MCB membimbing hapalan lafadz Adzan dan memotivasi anak – anak Otobasa khususnya bagi anak laki – laki supaya mereka berani tampil untuk bisa mengumandangkan Adzan. Hal ini dilakukan karena di Masjid Jabal Nur Otobasa belum ada muadzin anak-anak yang hapal lafadz Adzan.

Anak – anak sangat antusias mengikuti pembelajaran ini dan berlomba – lomba dalam menghapal lafadz Adzan. Andre anak yang aktif pembinaan mencoba Adzan pertamanya di Masjid Jabal Nur Otobasa, walau terlihat gemetar dan gugup Andre terus mencoba memberanikan diri tampil untuk Adzan.

Red : AM

Along dan Steven Ikuti Pembinaan bersama Da’i MCB

Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, 3 September 2019 – Alhamdulillah, mulai hari ini Saudara Along dan Steven mulai mengikuti pembinaan bersama Mualaf Center Baznas di Mushola Al Hidayah Tanjung Medan.

Steven dan Along ini merupakan mualaf yang baru pindah dari tempat Abang mereka yang sudah bertahun-tahun tinggal didaerah Maluku.  Mendengar kabar mereka sudah kembali ke Desa Teluk Kecamatan Kuala Kampar da’i MCB dengan sigap mendatangi rumah Steven dan Along dengan harapan pembinaan keagamaan mereka dapat berlanjut selama mereka berada di Kecamatan Kuala Kampar ini.

Ke depan da’i MCB akan berkomunikasi dengan pihak sekolah agar para guru dapat membantu pembinaan Steven beserta Along selama di sekolah sehingga proses pembinaan kedua mualaf ini bisa berjalan maksimal.

[Red. Rendi Saputra]

Aksi Nyata Mualaf Center BAZNAS Hadapi Darurat Asap Riau di Pulau Mendol

MCB, Sabtu (14/19) —– Pulau Mendol. Da’i Mualaf Center BAZNAS membagikan 250 Masker kepada masyarakat  Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Riau. Saat ini kualitas udara Pulau Mendol tepatnya di daerah Teluk Dalam berada di level 184 (Unhealthy) berdasarkan aplikasi IQAir Air Visual. Hal itu dikarenakan asap kabut yang berasal dari Pulau Sumatera mulai merambah dan mengganggu aktivitas warga setempat.

Pembagian masker merupakan bentuk preventif bagi masyarakat sekitar atas dampak kabut ASAP yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan salah satunya ISPA. Pembagian masker dilakukan dengan mendatangi langsung ke rumah-rumah warga masyarakat Teluk Dalam diiringi pencerdasan terkait bahaya asap kabut yang sedang terjadi.

“Warga masyarakat disekitar sudah biasa dengan adanya kabut asap, hal itu menandakan minimnya kepedulian masyarakat akan kesehatan bagi diri dan keluarganya. Perlu adanya kegiatan sinergi dengan lembaga sekitar seperti puskesmas dan pemerintah setempat untuk melakukan pengecekkan kesehatan dan pencerdasan kepada masyarakat dalam upaya preventif penyakit ISPA yang sering terjangkit saat darurat asap” imbau Da’I MCB Pulau Mendol, Rendi Sputra,  dalam kegiatannya membagiakan masker.

Meskipun demikian preventif lainnya yang dilakukan pemerintah setempat sejak Rabu, 11 September 2019 yaitu meliburkan sekolah-sekolah di Kuala Kampar berdasarkan intruksi Dinas Pendidikan setempat. Selain itu tokoh masyarakat setempat dan Da’I MCB sekitar pun turut menginisiasi solat Istisqa sebagai bentuk penghambaan dalam memohon penyelesaian kepada Allah SWT atas musibah kabut asap yang terjadi dibeberapa titik di Indonesia.

Harapannya dengan berbagai bentuk kegiatan preventif yang telah dilakukan oleh BAZNAS dan lembaga terkait didaerah Pulau Mendol warga semakin sadar mengenai pentingnya menjaga kesehatan dari bahaya asap kabut ini dan masyarakat berharap semoga musibah asap kabut ini segera selesai.

Red : MCB  Rep : RS

Menengok Geliat Dakwah Mualaf di Pedalaman Tuva-Padende, Sulawesi Tengah

Mualaf Center BAZNAS telah membina sebanyak 50 KK suku Da’a di wilayah 3T (Terdepan Terluar dan Tertinggal) Desa Tuva dan Desa Padende, Sigi, Sulawesi Tengah.

Aktivitas pembinaan dimulai dari mengerjakan shalat 5 waktu, belajar mengumandankan adzan dan mengaji.

Pancaran semangat mereka begitu terlihat. Sebelum adzan berkumandang, mereka sudah berbondong bondong menuju musholah. Kurangnya pasokan air tidak menghambat antusias mereka untuk mengikuti pembinaan dan sholat berjama’ah.

Pada umumnya mereka belum mengenal huruf hijaiyyah ataupun memiliki hafalan surat surat pendek. Hadirnya Da’i MCB membuat mereka semakin semangat untuk belajar.

Tidak hanya pembinaan rohani, MCB mengedukasi mualaf Suku Da’a untuk berkreasi mengolah kerajinan parang agar dapat meningkatkan kondisi perekonomian mualaf di lokasi tersebut. Kebugaran fisik juga tak luput dari rangkaian program pembinaan MCB untuk suku Da’a di Desa Tuva dan Desa Padende.

#ZakatMemuliakanMualaf
#ZakatTumbuhBermanfaat

Cara MCB BAZNAS Merdekakan Kreatifitas dan Imajinasi Masyarakat Padende

MCB, Sabtu (17/08) —– Padende. Pada hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Mualaf Center BAZNAS (MCB) memperingatinya dengan mengadakan kegiatan edukasi kerjainan pembuatan parang. Edukasi tersebut dilakukan dengan mengajarkan cara menghias parang menggunakan pernis. Sebelumnya masyarakat hanya menjual parang biasa tanpa di ukur ataupun dihias sehingga kebanyakan diantara parang-parang yang dijual tidak memiliki perbedaan atau ciri khas.
Tujuan adanya edukasi ini menjadi titik balik untuk masyarakat padende membawa senjata tradisional Sulawesi Tengah dengan ke khasan wilayah Padende yang terlihat dari kreatifitas dan imajinasi masyarakat. Selain itu, edukasi digaungkan agar masyarakat terbebas dari belenggu ketidaktahuan untuk memerdekakan kreatifitas fikiran dan imajinasi.
“Adanya ciri khas dari parang yang dihasilkan oelh masyarakat Padende dengan hiasan yang menarik dapat meningkatkan nilai dari parang itu sendiri” ucap Heri Saptono, Da’i MCB sekaligus pengajar edukasi kerjainan parang.
Masyarakat terlihat antusias dengan keindahan parang dari hasil kreatifitas masing-masing warga yang berbeda-beda. Kedepan, dengan semakin baiknya warga masyarakat menghias parang harapannya dapat menjadi nilai tambah dari harga parang sebelum di pernis. Sehingga akan mendorong dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mualaf suku DAA di Desa Padende.
#ZakatMemuliakanMualaf
#ZakatTumbuhBermanfaat
Red : MCB   Rep : HS