Dai BAZNAS Ajak Mualaf Otobasa untuk Mengejar Predikat Mulia di Sisi Allah

Sudah menjadi rutinitas dalam setiap minggunya bagi warga mualaf Dusun Otobasa Desa Keranji Paidang untuk menghadiri pembinaan dari Mualaf Center BAZNAS (MCB). Ustaz Asep selaku dai BAZNAS yang bertugas di dusun ini membawakan materi tentang “Kemualiaan Islam dan Mulianya Hamba yang Menjalankan Aturan Islam.”

Kegiatan ini dilakukan untuk membimbing kelompok mualaf binaan ustaz Asep agar menjadi seorang muslim dan muslimah yang kaffah. Menjadi pribadi-pribadi yang kuat berpegang teguh dalam memeluk agama Islam dan tidak terpengaruh dengan paham-paham yang dapat menjerumuskan mereka kepada kejahiliyahan.

“Islam adalah agama yang mulia. Maka dengannya akan ikut meninggilah derajat orang-orang yang mengamalkan Islam dengan baik.” Demikian pembukaan ustaz Asep dalam ceramahnya. Beliau melanjutkan, “Orang-orang yang menjaga kemuliaan Islam tadi turut mendapatkan kemuliaan berupa tingginya derajat di sisi Allah.”

“Mulia di sisi Allah tidak bisa diukur dengan harta maupun jabatan. Padahal banyak manusia di dunia ini yang banyak harta dan memiliki jabatan yang amat tinggi tetapi hina di samping Allah. Seperti halnya kisah Qarun dan juga Firaun. Kemuliaan di sisi Allah barometernya adalah sejauhmana kita berjuang dalam mengamalkan ajaran agama Islam.”

Ustaz Asep menjelaskan demikian agar mualaf binaan beliau tidak salah orientasi dalam mengejar kemuliaan. Karena pada hakikatnya, kemuliaan di akhirat adalah jauh lebih utama disbanding dengan mulia di dunia yang fana dan atau dimata manusia.

Ustaz Dari Ponpes Labbaik Pontianak Membersamai Dai BAZNAS

Pada pembinaan Jum’at (2/7) kali ini sejumlah tidak kurang  dari 33 mualaf menghadiri kegiatan. Agenda pembinaan di Masjid Jabal Nur siang itu dilanjutkan dengan bimbingan membaca al-Quran. Ustaz Asep membimbing sesi ini dengan cara membuat beberapa kelompok kecil. Kegiatan itu tidak dilakukan sendiri melainkan dibantu segenap ustaz dari pesantren Labbaik Pontianak.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *