BAZNAS Edukasi Anak-anak Mualaf tentang Pentingnya Kebersihan Diri

Dai Mualaf Center BAZNAS (MCB) terus melakukan pembinaan kepada anak-anak mualaf di Dusun 3, Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah. Pada Selasa (6/7), dai BAZNAS memberi pengajaran baca Al-Qur’an dan materi tentang berwudhu yang benar.

Selain itu, dai BAZNAS juga menekankan tentang pentingnya kesucian dan kebersihan diri dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim.

“Suci dalam kehidupan seorang yang beriman dapat dibagi ke dalam tiga aspek, yakni suci secara batiniyah (hati), fikriyah (fikiran) maupun jasadiyah (jasad/ materi). Nah dari tiga kesucian tersebut, maka ibadah dan keseharian seorang muslim yang sejati insya Allah akan lurus dan baik dari segi perasaan, tindakan sampai keadaannya sekitarnya yang senantiasa bersih. Karena sejatinya sebagaimana sebuah hadits yang berbunyi kesucian merupakan sebagian dari iman (HR. Muslim: 328),” kata Ustaz Abdullatif dengan bahasa yang ringan pada pembinaan pekanannya.

Sebanyak 20 anak-anak usia sekolah dasar hadir memenuhi langgar sederhana milik MDA at-Tanwir tersebut.

Rentang waktu antara Maghrib dan Isya yang tidak terlalu panjang itu beliau manfaatkan dengan baik untuk mengajarkan tata cara berwudhu yang baik. Berangkat dari surat al-Maidah ayat ke-6 dan hadits-hadits yang melengkapinya, ustaz pun menyampaikan baik secara teori dan juga praktik. Di sini kesabaran seorang dai sangat diperlukan dalam melakukan pembinaan kepada kelompok mualaf yang baru mengenal Islam.

Terlebih dalam menghadapi usia kanak-kanak seperti kesempatan ini, ketika anak-anak ini sedang berada di fase senang-senangnya bermain air. Namun itu semua tidak menjadi kesulitan bagi seorang dai seperti Ustaz Abdullatif. Melainkan menjadi hiburan tersendiri ketika mengurus anak-anak yang bertingkah lucu. Mari kita bantu beliau dengan mendoakan dan menyisihkan sebagian harta kita untuk mendukung perjuangan dai-dai MCB di pelosok tanah air melalui BAZNAS.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *