Da’i BAZNAS Ajarkan Mualaf di Otobasa Amalan Agar Dicintai Allah dan Rasul-Nya

Binaan Mualaf Center BAZNAS menjalani kajian Mingguan yang dilaksanakan di Masjid Jabal Nur, Dusun Otobasa, Desa Keranji Paidang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Pada hari Jum’at (15/01/2020).

Mengawali tahun 2021 Warga Mualaf kembali aktif  dalam mengikuti kajian Mualaf Center BAZNAS  di Masjid Jabal Nur selepas melaksanakan Sholat Jum’at. Sebelum kajian dimulai Ustadz Asep selaku Da’i Mualaf Center BAZNAS  mengajak warga Mualaf untuk mendoakan Syaikh Ali Jaber yang belum lama ini telah dipanggil Allah SWT. Semoga amalan beliau diterima oleh Allah SWT dan ditempatkan disisi-NYA dengan penuh Kemuliaan.

Jumlah Mualaf yang hadir berjumlah sekitar 25 orang dari kalangan bapak-bapak dan ibu-ibu. Tema kajian pada minggu ini tentang “3 Amalan Agar dicintai Oleh Allah dan Rasul-Nya”. Ustadz Asep menyampaikan dalam kajian tersebut hadis Nabi SAW:

فإنْ أَحْبَبْتُمْ أنْ يُحِبُّكُمُ الله ورسولُه؛ فأَدُّوا إذا ائْتُمِنْتُم، واصْدُقوا إذا حَدَّثْتُم، وأحْسِنوا جِوارَ مَنْ جاوَرَكُمْ (رواه الطبراني)

Jika kamu sekalian ingin dicintai oleh Allah dan Rasul- Nya, maka tunaikanlah amanah kamu apabila kamu dipercaya (amanah), benarlah (jujurlah)  kamu apabila berbicara, dan berbuat baiklah kepada orang yang menjadi tetangga dekatmu” (HR. Thabrani)

Suasana jajian rutin muala di Otobasa

Di akhir kajian terdapat beberapa pertanyaan dari jamaah yang hadir salah satunya pertanyaan dari Pak Alpian, “Pak ustadz terkadang hati dan tindakan kita tidak selaras, hati kita berkata ‘a’ tetapi keinginan  atau tindakan kita berkata ‘b’ seperti ketika kita  di sawah  datang waktu sholat hati kita berkata sholat lah  kemudian tindakan dan pikiran kita berkata ah nanggung nanti dulu . Maka bagaimana supaya hati dan tindakan  atau  pikiran kita selaras dengan hati?”  

Ustadz Asep menjawab, “sudah menjadi sunnatullah didalam  diri kita ada ilham taqwa (dorongan kebaikan)  dan ada  ilham fujur (dorongan kejelekan)  maka supaya selaras hati dengan tidakan kita maka hendaklah kita menjaga hati tetap suci dengan menjaga pintu-pintu hati diantaranya jaga pandangan, jaga perkataan, dan jaga pendengaran. Dan yang kedua adalah sering-sering beristigfar meminta ampunan dosa”

“Kalau kedua amalan tadi diamalkan dan dijaga  insyaa Allah nanti diberikan kekuatan untuk mengamalkan bisikan hati atau dorongan kebaikan sehingga tindakan kita selaras dengan hati” tambah ustadz Asep. Wallahu a’lam.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *