Giat Da’i BAZNAS Isi Khutbah untuk Mualaf di Pedalaman Pulau Siberut

Da’i Mualaf Center BAZNAS, Ustadz Ramdhani Saadillah, melakukan kunjungan ke salah satu daerah pedalaman di Pulau Siberut, yakni Desa Sarausau, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai pada hari Jum’at (13/11/2020). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengisi khutbah Jum’at di Masjid Al-Hidayah Serausau dan bersilaturrahmi dengan para mualaf di daerah tersebut.

Perjalanan biasanya menghabiskan waktu satu jam setengah menggunakan perahu pongpong melewati hutan bakau dan tepian laut. Akan tetapi saat keberangkatan, air sedang surut dan perahu tidak bisa berjalan dengan lancar. Sehingga Da’i dan rombongan harus berjalan sambil mendorong perahu pongpong beberapa kilometer sehingga perjalanan menghabiskan waktu lebih dari dua jam.

Da’i Mualaf Center BAZNAS Tuntun Perahu Akibat Surutnya Air Sungai

Sesampainya di Masjid Al-Hidayah Serausau, Da’i menyampaikan khutbah Jum’at dengan tema menjaga dan mengokohkan keimanan yang dihadiri 15 jamaah mualaf. Selepas shalat Jum’at Da’i berbincang dengan pengurus masjid yaitu, Zul. Beliau sangat bergembira atas kedatangan Da’i Mualaf Center BAZNAS.

Zul juga menyampaikan kondisi keagamaan para mualaf di Serausau. Terdapat 50 KK mualaf yang belum terbina dengan baik. Pasalnya di Serausau kegiatan keislaman sudah nyaris tidak aktif. Sudah lebih 10 tahun lamanya di Serausau tidak ada Da’i yang bisa membina para mualaf untuk mendalami Islam. Imbasnya, cukup banyak terjadi pemurtadan selama beberapa tahun terakhir. Bahkan para mualaf yang sudah mendapatkan pendidikan Islam di perguruan tinggi pun bisa kembali murtad karena lemahnya iman serta desakan ekonomi.

Da’i Mualaf Center BAZNAS Beserta Rombongan Foto Bersama di Depan Masjid Al-Hidayah

“Kami berharap ada lembaga yang bisa melaksanakan pembinaan secara rutin untuk mualaf di desa ini agar keislaman para mualaf bisa terjaga. Semoga BAZNAS bisa ikut andil dalam mengadakan program pembinaan mualaf di Serausau,” ujar Zul.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *