Mualaf di Landak Perdalam ilmu Kedermawanan Bersama Da’i BAZNAS

Da’i Mualaf Center BAZNAS, Ustadz Asep Ma’sum, melaksanakan pembinaan mualaf pada Ahad (26/10/2020) di Dusun Bebehan, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak. Kelompok ini  terdiri dari  kalangan ibu-ibu mualaf dan muslim majelis ta’lim Masjid Al-Amin yang baru beberapa minggu terbentuk. Pada kesempatan itu pula Da’i membagikan 13 paket kebutuhan dasar berisi sembako usai pelaksanaan pembinaan.

Pembagian Basic Need Usai Pembinaan Mingguan di Dusun Bebehan

Pada kesempatan tersebut Da’i membahas mengenai cara-cara mendapatkan sifat dermawan. Kedermawanan merupakan salah satu tanda keimanan, sebagaimana prosesnya yang harus dilaksanakan dengan ikhlas dan didasarkan atas niat ibadah. Jika hal tersebut dapat dilakukan dengan landasan iman maka kedermawanan bukanlah hal yang sia-sia.

“Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan (QS. Hud [11]: 115).

“Cara mendapatkan sifat dermawan diantaranya yaitu, pertama membaca hadits-hadits mengenai keutamaan sedekah, kedua menanamkan sifat Qonaah ata menerima terhadap apa yang Allah SWT beri dan tidak iri dengki dengan rezeki orang lain, dan ketiga menanamkan keyakinan bahwa bersedekah tidak membuat miskin sedangkan jika tidak bersedekah tidak membuat kita kaya,” terang Ustadz Asep.

Suasana Diskusi Keislaman Mualaf Bersama Ustad Asep Ma’sum

Diakhir sesi pembinaan binaan Mualaf Center BAZNAS diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai materi atau diluar dari materi. Beberapa jama’ah mengajukan pertanyaan, salah satunya dari  Linda “Apakah sama sedekahnya orang kaya satu juta dengan orang miskin yang hanya 1000 perak? ujarnya.

Ustadz Asep Ma’sum menerangkan bahwa setiap satu kebaikan Allah SWT akan lipatgandakan sepuluh kali lipat  sampai tujuh ratus kalilipat bahkan bisa lebih dari itu. Adapun saat orang kaya dan miskin juga berinfaq tentu mempunyai nilai yang berbeda di sisi Allah SWT. Hal tersebut tergantung dari keikhlasan pribadi seseorang. Sangat mungkin orang miskin walaupun berinfaq 1000 rupiah menyaingi infaq pahalanya orang kaya karena keikhlasannya. Wallahu’alam.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *