Da’I BAZNAS Pantau Perkembangan Pemahaman Keislaman Mualaf

Rabu (07/10/20) Aktivitas Survei Kaji Dampak Zakat yang dilaksananakan di Masjid Al-Huffadz Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi sesuatu yang menarik. Pasalnya, Da’i Mualaf Center BAZNAS, Ustadz Ramdhani Saadillah, dapat berbincang langsung dengan satu persatu mustahik, yakni para mualaf binaannya. Diluar yang dibahas dalam survei, Da’i turut membicarakan mengenai perkembangan dan perubahan mereka setelah mengikuti pembinaan Mualaf Center BAZNAS, baik dari segi pemahaman dan ketaatan dalam ibadah.

Salah satunya mustahik yang diwawancarai adalah Reni Defrianingsih. Beliau mengaku sebelum mengikuti pembinaan tidak tahu apapun tentang Islam, tentang kewajiban ibadah dan larangan-larangan Allah SWT. Hal tersebut dikarenakan saat masuk Islam pun hanya untuk akad nikah saja dan tidak pernah ada yang membina tentang keislaman.

“Awalnya saya minder dan tidak percaya diri mengikuti pembinaan ini. Karena yang lain sudah lebih dulu ikut pembinaan, sedang saya baru bergabung beberapa bulan yang lalu. Sehingga ketika mengikuti dalam kondisi kosong dan tidak paham apa-apa karena ketinggalan” ujar Reni saat diwawancari survei Kaji Dampak Zakat oleh Da’i Mualaf Center BAZNAS.

Menurut Ustadz Ramdhani dalam selang waktu beberapa bulan Reni bisa mengejar ketertinggalan dan saat ini sudah hafal seluruh bacaan shalat. Da’i melihat kesungguhan Reni dalam pembinaan sebab ia merupakan salah satu mualaf yang sering bertanya saat pembinaan. Terkadang juga pulang belakangan setelah pembinaan karena masih ada yang ditanyakan.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas adanya pembinaan BAZNAS ini, saya pribadi seorang mualaf yang awalnya tidak tau apa-apa, tidak tahu shalat, atas bimbingan Ustadz Ramdani dari BAZNAS sekarang saya sudah banyak tahu dan bisa shalat” ujar Reni.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *