BAZNAS Dampingi Mualaf Biasakan Puasa Sunnah Senin Kamis

Puasa merupakan salah satu amalan yang dicintai oleh Allah Subhanahu wa ta’ala yang mana Allah menjanjikan keutamaan dan manfaat yang besar bagi yang mengamalkannya, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلّ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إلا الصِيَامَ. فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ. وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ. فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلا يَرْفُثْ وَلا يَصْخَبْ وَلا يَجْهَلْ. فَإِنْ شَاتَمَهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ، فَلْيَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ – مَرَّتَيْنِ –  وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ. لَخَلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ رِيْحِ المِسْك. وَلِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ بِفِطْرِهِ. وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, sesungguhnya ia untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, puasa adalah perisai, maka apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah ia berkata-kata keji, dan janganlah berteriak-teriak, dan janganlah berperilaku dengan perilakunya orang-orang jahil, apabila seseorang mencelanya atau menzaliminya maka hendaknya ia mengatakan: Sesungguhnya saya sedang berpuasa (dua kali), demi Yang diri Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah pada hari kiamat dari wangi kesturi, dan bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan yang ia berbahagia dengan keduanya, yakni ketika ia berbuka ia berbahagia dengan buka puasanya dan ketika berjumpa dengan Rabbnya ia berbahagia dengan puasanya.” (HR Bukhari, Muslim dan yang lainnya)

Salah satu program pembinaan bagi mualaf yang tinggal di Rumah Dakwah BAZNAS (RDB) adalah membiasakan melaksanakan puasa sunnah Senin dan Kamis. Selain puasa sunnah Senin dan Kamis, mualaf di RDB juga membisakan menjalankan puasa sunnah yang lainnya dengan bimbingan Pendamping RDB. Para mualaf di RDB melakukan kegiatan sahur bersama dan berbuka bersama, dengan kegiatan rutin ini diharapkan rasa kebersamaan selalu terjaga.

Kami membiasakan puasa sunnah Senin Kamis dan puasa sunnah lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas ibadah mualaf yang tinggal di Rumah Dakwah BAZNAS, selain itu kami melaksanakan kegiatan sahur dan buka bersama, alhamdulillah dengan kegiatan rutin ini rasa kebersamaan selalu terjaga ”. ujar Dinar salah satu pendamping RDB (1/9).

Para mualaf merasa senang saat menjalankan ibadah puasa sunnah ini walaupun ketika pertama kali  menjalankannya dirasa sangat berat.

Alhamdulillah kami diajarkan untuk selalu melaksanakan puasa sunnah Senin-Kamis agar kami terbiasa menjalankan rutinitas Rasulullah SAW. Sangat senang rasanya, ada sesuatu yang berbeda ketika waktu buka puasa tiba.” ujar Amani (18) mualaf binaan di RDB.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *