Da’i BAZNAS Ajarkan Mualaf Tondok Lemo Bermuamalah Sesama Muslim

Mualaf Center BAZNAS (MCB) melaksanakan pembinaan mualaf dalam bentuk pengajian bulanan di Masjid Al-Hidayah Tekko, Lembang Bo’ne Buntu Sisong, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja Jum’at (11/09).

Pembinaan yang dihadiri oleh 28 mualaf binaan MCB diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Qur’an oleh Adinda Nabila dan arahan dari ketua RT sekaligus imam masjid Al-Hidayah Tekko Bapak Siding lalu dilanjutkan tausiah pengajian oleh Da’i MCB.

Pada pembianaan kali ini Da’i menjelaskan tema tentang “Hak-hak Seorang Muslim Terhadap Muslim Lainnya” yang tertuang dalam hadits riwayat Muslim:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – حَقُّ اَلْمُسْلِمِ عَلَى اَلْمُسْلِمِ سِتٌّ: إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ, وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ, وَإِذَا اِسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ, وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اَللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ, وَإِذَا مَاتَ فَاتْبَعْهُ – رَوَاهُ مُسْلِمٌ

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hak muslim kepada muslim yang lain ada enam.” Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”(1) Apabila engkau bertemu, ucapkanlah salam kepadanya; (2) Apabila engkau diundang, penuhilah undangannya; (3) Apabila engkau dimintai nasihat, berilah nasihat kepadanya; (4) Apabila dia bersin lalu dia memuji Allah (mengucapkan ’alhamdulillah’), doakanlah dia (dengan mengucapkan ’yarhamukallah’); (5) Apabila dia sakit, jenguklah dia; dan (6) Apabila dia meninggal dunia, iringilah jenazahnya (sampai ke pemakaman).” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 2162]

Ada enam dalam hadits yang di riwayatkan oleh Imam Muslim dijelaskan diantaranya memberi salam jika berjumpa, memenuhi undangan, saling memberi asihat, menjawab bersin, menjenguk jika sakit, mengantar jenazahnya ketika meninggal dunia” ujar Ustadz Ariadi.

Pada sesi tanya jawab ada petanyaan dari mualaf terkait dari salah satu peserta.

Pak ustad bagaimana jika ada saudara kita yang mengundang kita ke pesta/acara tetapi dalam pesta/acara tersebut mereka minum minuman keras dan terkadang memaksa kami untuk ikut minum” ujar bapak Arri.

Dalam hal seperti itu kita tidak diperbolehkan untuk menghadirinya ambe/bapak karna undangannya berbau maksiat dan tidak ada ketaatan dalam perkara bermaksiat kepada Allah” jawab Ustadz Ariadi.

Jamaah masjid Al-Hidayah Tondok Lemo sedang menyimak paparan ustadz Ariadi

Hujan deras hari itu mewarnai aktivitas jamaah mulai dari pagi hari hingga menjelang sore tetapi hal itu tidak menghalangi mereka untuk melaksanakan kewajiban di hari jumat. Semoga dengan pengajian ini para mualaf dan jamaah mampu memahami dan mengaplikasikan apa yang disampaikannya dalam kehidupan sehari-hari.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *