Kajian Bulanan Spesial Kemerdekaan RI ke-75 Mualaf Mentawai

Senin (17/8) Mualaf Center BAZNAS melaksanakan pengajian bulanan gabungan di Masjid Al-Huffadz Dusun Toktuk, Desa Muntei, Kec. Siberut Selatan. Pengajian ini dihadiri oleh 3 kelompok yang biasa mengikuti pembinaan pekanan.

Pengajian bulanan ini berbeda dari biasanya, karena bertepatan dengan peringatan HUT RI yang ke-75. Pada awalnya akan dilaksanakan upacara bendera di halaman Masjid Al-Huffadz sebelum acara pengajian, akan tetapi pada pagi hari hujan turun sehingga agenda upacara ditiadakan.

Sesuai dengan momen peringatan kemerdekaan, kajian bulanan ini membahas tema tentang Nasionalisme dalam Pandangan Islam yang disampaikan oleh Ustadz Mahmud dan Ustadz Hanafi.

Ustadz Hanafi menyampaikan bahwasanya tidak ada larangan bagi ummat Islam untuk memperingati Hari Kemerdekaan selama tidak ada aktivitas yang bertentangan dengan syariat. Ini bisa dijadikan sebagai ungkapan syukur dan mengingat perjuangan para pahlawan yang telah syahid memperjuangkan kemerdekaan negeri ini. Selain itu, peringatan kemerdekaan RI juga cara kira mencintai negeri ini, sebagaimana penjelasan para ulama Nusantara, “hubbul wathan minal iman, Cinta Tanah Air adalah sebagian dari iman.

Ustadz Mahmud menjelaskan bahwasanya kemerdekaan Republik Indonesia diraih atas kontribusi ummat Islam, diantaranya para ulama dan habaib. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita sebagai ummat Islam selalu merasa bersyukur akan kemerdekaan ini, dan berusaha mempertahankannya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Selesai pematerian diberikan kesempatan untuk bertanya. Cukup banyak pertanyaan baik yang sesuai dengan tema kajian maupun dengan tema yang lain. Pertanyaan-pertanyaan langsung dijawab oleh Ustadz Mahmud dan Ustadz Hanafi.

Selepas sesi tanya jawab dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Da’i MCB, lalu diakhiri konsumsi makan bersama dan foto bersama.

Mudah-mudahan, kajian bulanan kali ini dapat menambah wawasan para mualaf tentang nasionalisme dalam pandangan Islam.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *