Da’i MCB Ajak Mualaf Mentawai Laksanakan Puasa Tasu’a dan ‘Asyuro

Mualaf binaan BAZNAS di Desa Muntei mengikuti pengajian mingguan pada Ahad (23/8). Pengajian ini dihadiri oleh 20 jiwa ibu-ibu Mualaf. Pada kesempatan ini, Da’i MCB membahas seputar tahun baru Islam dan keutamaan bulan Muharram.

Para mualaf diberikan penjelasan bahwa saat ini sudah memasuki tahun 1442 Hijriyah, ini penting untuk diingat pasalnya masih banyak ummat Islam yang sama sekali tidak mengerti akan pentingnya kalender dan penanggalaan Islam sehingga banyak yang belum tahu nama-nama bulan hijriah. Bahwasanya banyak sekali ibadah ummat Islam yang didasarkan pada kalender hijriah seperti puasa, haji, qurban dan sebagainya.

Dalam kesempatan ini, Da’i menjelaskan pula keutamaan bulan Muharram. Selain termasuk asyhurul hurum (bulan-bulan yang disucikan), bulan Muharram juga disebut sebagai Syahrullah (bulannya Allah) yang sangat dianjurkan untuk berpuasa di dalamnya. Sebagaimana penjelasan Nabi Muhammad Saw. dalam haditsnya,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

“Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) al-Muharram.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu Da’i mengajak para mualaf untuk sama-sama melaksanakan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Da’i menyampaikan hadits Nabi tentang keutamaan berpuasa pada tangal 10 Muharram (asyuro), yakni dapat menghapuskan dosa selama setahun ke belakang. Dan juga ada kesunnahan melaksanakan puasa pada tanggal 9 nya yang disebut dengan puasa tasu’a.

Selepas pemaparan materi, Ibu Roberta bertanya mengenai waktu tanggal 9 dan 10 Muharram bertepatan dengan tanggal berapa Agustus. Da’i menjawab “Tanggal 9 dan 10 Muharram bertepatan dengan hari Jum’at dan Sabtu tanggal 28 dan 29 Agustus 2020.

Setelah selesai sesi tanya jawab Dai MCB membagikan paket sembako (basic need) kepada para mualaf sebagai penghargaan atas kehadiran dan kesetiaan dalam mengikuti pembinaan.

Harapannya, para mualaf dapat semakin paham Islam dan semangat dalam melaksanakan ajaran Islam secara kaafah.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *