Da’i BAZNAS Kaitkan Dasar Thaharah dengan Lingkungan Sekitar Mualaf

Da’i Mualaf Center BAZNAS melaksanakan pembinaan mingguan untuk mualaf di Desa Muntei, Siberut Selatan, Ahad (9/8/2020). Pada kesempatan ini, Da’i melanjutkan pembahasan Fiqih Ibadah setelah di pekan sebelumnya membahas dan memperdalam materi Aqidah dan Tauhid.

Binaan Mualaf BAZNAS Mentawai Mencuci Tangan Sebelum Mengikuti Kajian Mingguan

Fiqih Ibadah yang dibahas dalam pertemuan ini mengenai bersuci atau thaharah. Sebenarnya materi ini sudah pernah disampaikan di awal-awal pengajian beberapa bulan yang lalu, akan tetapi karena pemahaman dan kemampuan para mualaf masih kurang serta ada beberapa hal penting yang belum dijelaskan secara merinci, maka Kajian Fiqih Thaharah kembali dibahas.

Da’i menjelaskan hal-hal dasar dari thaharah, mulai dari jenis-jenis air yang bisa digunakan untuk bersuci, jenis-jenis najis dan cara menyucikannya serta jenis-jenis hadast.

Pada pembahasan najis, Da’i mewanti-wanti pada para mualaf untuk benar-benar memahami benar, terutama mengenai najis yang berasal dari anjing dan babi. Karena dalam berbagai kesempatan saat melewati rumah mualaf Dai sering menjumpai anjing yang bebas berkeliaran dalam rumus bahkan dipegang dan dibelai dengan bebasnya oleh anak-anak para mualaf.

Binaan Mualaf Ajak Anak-Anak Ikuti Kajian Mingguan

Da’i menjelaskan tentang hukum najis anjing yang babi, yang dianggap sebagai najis yang besar (mughallazhah) yang menyucikannya harus dengan cara khusus, yakni dengan membasuh dengan air tujuh kali, salah satunya dengan tanah. Dalam kesempatan itu Da’i juga meminta kepada jamaah tidak memelihara anjing, karena memang terlarang dalam Islam kecuali anjing yang dilatih khusus untuk berburu atau pelacak.

Mudah-mudahan kajian ini dapat menambah pemahaman para mualaf akan hakikat menjaga kesucian dalam Islam, baik lahir maupun batin.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *