BAZNAS Luncurkan Panduan Program Masjid Tanggap Covid-19

Lembaga Mualaf Center BAZNAS (CB) bersama Direktorat Pendistribusian dan Pendayagunaan (DPP) BAZNAS meluncurkan panduan pelaksanaan Masjid Tanggap Covid-19 pada hari Kamis (19/3/2020) yang dapat di download oleh masyarkat di link bit.ly/mesjidtanggapcovid-19. Tujuan adanya panduan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dini Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) dan jamaah terhadap kemungkinan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah Covid-19.

Sehingga masyarakat mampu melaksanakan pencegahan dan pengendalian faktor risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan mesjid.

“Ini dapat menjadi panduan untuk mesjid-mesjid. Saat ini belum ada pedoman khusus untuk Dewan Kemakmuran Mesjid. Maka BAZNAS perlu hadir untuk menjaga dan membuat gerakan pencegahan dan penanggulangan sedini mungkin salah satunya berbasis masjid,” jelas Kepala Bagian Sosial Direktorat Pendistribusian BAZNAS RI, Farid Septian.

Pada panduan Masjid Tanggap Covid-19 diterangkan delapan poin dalam pelaksanaan program. Pertama, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Covid-19 DKM Mesjid. Kedua, membuat sistem keamanan jamaah. Ketiga, sterilisasi mesjid. Keempat, membentuk relawan mesjid. Kelima, sosialisasi dan edukasi Gerakan Jamaah Bersih dan Sehat (GJBS).  Keenam, membuat sistem informasi jamaah. Ketujuh, edukasi pemulasaran dan penguburan  jenazah Covid-19. Kedelapan mengaktifkan Baitul Maal Mesjid.

Adapun dasar-dasar yang melandasi pelaksanaan program tersebut antara lain dasar syariah dan dasar hukum. Sebagaimana dalil tentang memakmurkan mesjid yang terdapat pada Al-Quran:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

“Hanya yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” [QS. At-Taubah: 18]

“Kedepannya melalui pedoman Mesjid Tanggap Covid-19, Mualaf Center BAZNAS akan berkoordinasi dengan salah satu mesjid yang ada di Bogor dan titik lokasi Da’i MCB sebagai percontohan pelaksanaannya bagi mesjid-mesjid lainnya” ujar Salahuddin El-Ayyubi, Kepala Program Mualaf Center BAZNAS saat dimintai keterangan melalui aplikasi daring.

Kewajiban setiap muslim di setiap kondisi dan waktu ketika menghadapi berbagai peristiwa dan musibah adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT serta menanggulangi hal tersebut sesuai ketentuan syariah. Peranan mesjid secara utuh baik sebagai pusat ibadah maupun sebagai sarana pembinaan dapat menjadi solusi yang sangat penting untuk pencegahan dan pengendalian faktor risiko penyebaran Covid-19. Dengan adanya gerakan ini diharapkan menjadi kesiapsiagaan dini bagi Mesjid dan jamaah terhadap kemungkinan terjadinya KLB. Kebulatan tekad serta keberpihakan proaktif kita menentukan keberhasilan dalam upaya pencegahan virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *