Mualaf Otobasa Binaan BAZNAS Sempurnakan Ilmu Tata Cara Berwudu

Da’i Mualaf Center BAZNAS pada Jum’at (28/02) melaksanakan pembinaan mualaf di Dusun Otobasa Desa Keranji Paidang Kecamatan Pahauman Kab. Landak kalimantan Barat. Pembinaan demi pembinaan telah terlaksana di Dusun Otobasa dengan dilengkapi materi-materi teoritis maupun praktis.

Pada pembinaan kali ini Da’i MCB mencoba mengulang materi yang dulu telah disampaikan kepada mualaf di Dusun Otobasa. Hal ini dilakukan untuk mengingatkan dan menguatkan kembali para mualaf dalam memahami ajaran agama Islam terutama masalah pokok seperti Berwudu. Hal tersebut dikarenakan ada sebagian mualaf yang terkadang lupa mengenai urutan anggota wudu.

Sebagai dasar penguat pemahaman para mualaf mengenai materi wudhu mereka diajak memahami QS. Al-Maidah ayat 6 tentang perintah berwudhu ketika mendirikan Sholat. Allah swt berfirman :

(یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوۤا۟ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُوا۟ وُجُوهَكُمۡ وَأَیۡدِیَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَیۡنِۚ …….الخ)

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan , maka jika kamu tidak memperoleh air, bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur”

Dalam pembinaan, Rio seorang remaja Mualaf diminta membaca terjemah Surat Al-Maidah ayat 6 untuk diperdengarkan kepada para mualaf yang lain dengan tujuan para mualaf mendengar langsung firman Allah yang berkaitan dengan anggota wudhu yang wajib di basuh dengan urutannya.

Da’i MCB menuliskan urutan berwudu di papan tulis mulai dari urutan anggota wudu yang sunnah di basuh sampai urutan wudhu yang wajib dibasuh. Para Mualaf pun sama-sama mulai menghapal kembali anggota wudu dengan seksama sesuai dengan apa yang diperagakan Da’i. 

AM

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *