Memuliakan Mustahik BAZNAS Support Kebutuhan Balita Terlantar

MCB, Minggu (08/09) —– Bogor. Sudah menjadi kewajiban bagi seorang muslim untuk memberikan perhatian lebih terkait kasus penelantaran anak dengan jumlah kasus mencapai 4,1 Juta. Pasal 1 Nomor 6 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak mendefinisikan arti anak terlantar yaitu anak yang tidak terpenuhi kebutuhannya secara wajar, baik fisik, mental, spiritual,  maupun sosial.

Ironisnya dari kasus penelataran tersebut pada tahuan 2012 data Bappenas-SMERU-UNICEF menunjukkan 44,3 juta anak Indonesia terkena dampak kemiskinan dan hidup dengan penghasilan kurang dari dua dolar (AS) per hari. Salah satu kasus penelantaran pun terjadi di Lapas Paledang Bogor yang dilaporkan oleh salah satu pembina rohani Islam yaitu Ustadz Ali Mansur kepada Tim Mualaf Center BAZNAS (MCB).

Mendapatkan kabar tersebut, Tim MCB menindaklanjuti bantuan seorang balita bernama Anisa Maryam (1.7 Bulan) yang sudah hampir 2 tahun belakang ditinggal oleh ibu kandungnya yang merupakan seorang warga binaan Lapas Paledang Bogor.

Maryam adalah anak dari seorang Ibu yang mendapat hidayah Islam di masa hukumannya yang dia jalankan dalam penjara. Dalam masa inilah Maryam lahir dan kemudian dibawa oleh Ustadz Ali yang merupakan Ustadz Pembina warga Lapas Paledang Bogor yang juga mensyahadati Ibu Maryam.

Namun dua tahun belakangan tidak didapati lagi kabar keberadaan Ibu Maryam yang sudah bebas dari masa hukumannya di penjara. Kini Maryam hidup dibawah asuhan Ibu Neneng (adik kandung Ustadz Ali) yang dia panggil mamah tanpa tau dan sadar siapa Ibu sesungguhnya.

Untuk itu MCB mencoba mengcover apa yang menjadi kebutuhan dasar Maryam. Bantuan diserahkan oleh Huzaifah Azhar (dai MCB Jabodetabek) dan diterima langsung oleh Bu neneng sebagai orangtua asuh Maryam di kediamannya di daerah Ciawi Bogor yang turut dibantu dan disaksikan oleh Ustadz Ali. Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan tanggungan juga memuliakan Maryam sebagai seorang anak dari seorang Ibu Mualaf yang meninggalkannya.

“Adanya dana zakat sudah sangat tepat untuk membantu dan memuliakan manusia dari segi pemenuhuan kebutuhan jasmani khususnya mereka anak terlantar yang merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang harus dibantu dan diangkat derajatnya” Kata Da’I MCB seusai memberikan bantuan kepada Maryam.

Tiada bantuan yang BAZNAS berikan kepada mereka yang membutuhkan melainkan adanya turut andil kemurahan hati para muzakki dan dermawan yang telah memercayakan dana kebajikan dikelola demi kebaikan bersama.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *