Da’I Mualaf Center BAZNAS Ajak Mualaf Baduy Peringati Hari Santri Nasional

MCB, Senin (21/10) —– Rangkasbitung. Hari Santri Nasional (HSN) merupakan sebuah penghargaan bagi para santri-santri di Indonesia yang berjihad dalam menuntut ilmu demi menjaga kemerdekaan Indonesia. Santri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan orang yang mendalami agama Islam atau orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh agar menjadi orang soleh. Secara tidak langsung mualaf yang semangat belajar agama Islam merupakan salah satu bagian dari santri yang tersebar di seluruh Indonesia.

Da’I Mualaf Center BAZNAS bersama BAZNAS Kabupaten Landak mengajak mualaf Baduy untuk turut meramaikan hari santri nasional yang dirayakan di alun-alun Kota Rangkasbitung. Perayaan tersebut diisi dengan berbagai macam kegiatan diantaranya pengajian dan istigosah bersama dipimpin oleh ulama Banten yaitu KH Abuya Muhtadi. Selain itu untuk melekatkan kebersamaan mualaf diadakan makan liwet setelah mengikuti perayaan HSN bersama BAZNAS Landak dan Da’I Mualaf Center BAZNAS yang berperan sebagai salah satu pembina mualaf di Baduy.

Menurut keterangan mualaf baduy, mereka baru pertama kali mengikuti kegiatan HSN yang telah memmberikan kesan baik untuk lebih semangat belajar mengenal Islam.  “kakarak nyaho kami aya acara poe santri, rame pisan jeung tahun hareup hayang kadie deui” (saya baru tahu ada hari santri sangat berkesan dan tahun depan ingin kesini lagi) kata salah satu peserta mualaf, Ibu Sawi (50), setelah usai menghadiri kegiatan HSN.

Begitupun bagi Abad (10) “abdi hoyong jadi santri, hoyong jadi kiyayi jiga Abuya (saya ingin menjadi santri ingin seperti Abuya”.

Menjadi kebahagiaan bagi Da’i Mualaf Center BAZNAS saat santri binaannya memiliki cita-cita mulia menjadi seorang ulama meski berlatar belakang anak mualaf. Acara semacam ini sangat perlu diikuti oleh para mualaf untuk meningkatkan pengetahuan mereka dan memotivasi merek’a menjadi pribad muslim/Muslimah kaffah.

RED : MCB    REP : AT

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *