Cara MCB BAZNAS Merdekakan Kreatifitas dan Imajinasi Masyarakat Padende

MCB, Sabtu (17/08) —– Padende. Pada hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Mualaf Center BAZNAS (MCB) memperingatinya dengan mengadakan kegiatan edukasi kerjainan pembuatan parang. Edukasi tersebut dilakukan dengan mengajarkan cara menghias parang menggunakan pernis. Sebelumnya masyarakat hanya menjual parang biasa tanpa di ukur ataupun dihias sehingga kebanyakan diantara parang-parang yang dijual tidak memiliki perbedaan atau ciri khas.
Tujuan adanya edukasi ini menjadi titik balik untuk masyarakat padende membawa senjata tradisional Sulawesi Tengah dengan ke khasan wilayah Padende yang terlihat dari kreatifitas dan imajinasi masyarakat. Selain itu, edukasi digaungkan agar masyarakat terbebas dari belenggu ketidaktahuan untuk memerdekakan kreatifitas fikiran dan imajinasi.
“Adanya ciri khas dari parang yang dihasilkan oelh masyarakat Padende dengan hiasan yang menarik dapat meningkatkan nilai dari parang itu sendiri” ucap Heri Saptono, Da’i MCB sekaligus pengajar edukasi kerjainan parang.
Masyarakat terlihat antusias dengan keindahan parang dari hasil kreatifitas masing-masing warga yang berbeda-beda. Kedepan, dengan semakin baiknya warga masyarakat menghias parang harapannya dapat menjadi nilai tambah dari harga parang sebelum di pernis. Sehingga akan mendorong dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mualaf suku DAA di Desa Padende.
#ZakatMemuliakanMualaf
#ZakatTumbuhBermanfaat
Red : MCB   Rep : HS
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *