Meramaikan Hari Anak Nasional, Da’I MCB Mengadakan Pengajian Anak-Anak di Baduy

MCB, Selasa (23/07) —— Lebak Banten, Da’i MCB, Ahmad Taqiyyudin (27), pertama kali mengisi pengajian anak-anak di Kampung Ciater, Leuwidamar. Pengajian ini kedepannya diagendakan sebagai pengajian mingguan. Adapun keputusan bersama antara Da’i dan anak-anak dalam mengadakan pengajian mingguan jatuh di hari Jum’at setelah melewati proses penjajakan pendapat.

Meski ini kali pertama Da’i melalukan pembinaan mualaf, kemistri antara keduanya  telah terjalin dan semakin menguat. Hal tersebut dikarenakan Da’i MCB mulai bersilahturrahmi mengunjungi satu persatu rumah warga setelah ditempatkan di Baduy bersama Tim Mualaf Center BAZNAS (MCB) pusat pada 15 Juli 2019 . Adapun faktor lainnya yaitu sudah terjalin komunikasi yang baik antara Tim Mualaf Center BAZNAS pusat dengan tokoh masyarakat setempat yaitu Ust. Kasja sebagai salah satu Pembina mualaf Baduy.

Lokasi Kampung Ciater merupakan salah satu titik lokasi diantara tiga titik lokasi pembinaan mualaf lainnya. Oleh sebab anak-anak Baduy yang ramah dengan pendatang, maka Da’i MCB memulai dakwahnya melalui kegiatan belajar mengaji untuk anak-anak tersebut. Selain itu, pengajian ini juga sebagai bentuk perayaan Hari Anak Nasional yang bertepatan pada Selasa 23 Mei 2019.

“Kami turut senang dengan diadakannya pengajian anak-anak mualaf Baduy, sebab akan memudahkan mereka untuk mengenal Islam lebih baik di Hari Anak Nasional” terang Nufita Nadia salah satu tim Mualaf Center BAZNAS Pusat.

Tentunya treatment dakwah bagi anak-anak memiliki ciri khas tersendiri dalam penyampaiannya agar mudah dicerna. Strategi tersebut diantaranya dengan mengkonsep isi materi disertai cerita dan permainan menarik. Adapun materi yang disampaikan pertama kali yaitu tentang Tauhid, dimana anak-anak diajarkan untuk bergantung hanya pada Allah SWT.  Materi tersebut menjadi penting untuk mengkokohkan tiang-tiang keimanan seseorang melalui hal-hal sederhana.

Red : MCB     Rep : AT

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *