Baru Belajar Islam, Gabriel Langsung Melaksanakan Syari’at

MCB, Minggu (07/07) —– Jakarta, Mualaf Center BAZNAS (MCB) mengadvokasi kebutuhan Gabriel AA (10) salah seorang anak dari pasangan Michael (43) dan Shinta (39) untuk melaksanakan sunat. Satu keluarga tersebut telah berhijrah untuk mengenal dan memahami Islam lebih baik. Keputusan untuk melaksanakan sunat tersebut diputuskan setelah diberikan pemahaman oleh Tim MCB tentang manfaat dan pentingnya melaksanakan salah satu syariat Islam tersebut. Oleh karena itu, sunat menjadi salah satu bentuk pembinaan secara praktis agar mudah untuk dipahami dan dirasakan secara langsung bahwa melaksanakan syari’at dapat berbuah manfaat.

Mualaf Center BAZNAS bekerjasama dengan Rumah Sehat BAZNAS Indonesia dalam pelaksanaan sunat untuk Gabriel. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (07/07) di RSBI Tebet bersama salah satu dokter sekaligus Direktur RSBI yaitu Dr M. Ridho. Suatu kebahagian bagi keluarga Gabriel karena segala proses pembinaan dan pembelajaran tentang sunat mudah untuk dipahami dan dilaksanakan sebab adanya dukungan dari BAZNAS yang diwakili oleh Tim MCB dan RSBI.

Sebelum proses sunat, Gabriel sempat ada rasa takut dan cemas karena rasa sakit yang tidak terbayangkan sebelumnya. Namun, saat proses pelaksanaan sunat yang sederhana dan berlangsung cepat, tidak membuat Gabriel menangis akibat rasa takut sebelumnya. Untuk meyakinkan dan menenangkan Gabriel, orang tua, Tim MCB dan Tim RSBI pun memberikan apresiasi kepada Gabriel dengan kata-kata motivasi dan inspirasi disertai dengan senyum bahagia. Tidak lah mudah bagi seorang anak melewati proses yang tidak pernah terbayangkan atau bahkan terjadi pada dirinya. Oleh karena itu, selain pendampingan dalam segi kesehatan perlu juga pendampingan dalam psikologis dengan memberikan perhatian penuh dari orang-orang sekitar sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang. Hal itulah yang akan membuat anak-anak tetap semangat dan mudah dalam menjalankan perintah Allah SWT.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *