Relawan Dakwah Baznas Setia Mendampingi Korban di Pos-pos Pengungsian

 

Status transisi darurat bencana gempa di Palu, Sigi, Donggala telah berakhir pada jumat 26 Oktober 2018 melalui Keputusan Gubernur dan beralih status Pemulihan Bencana hingga 60 hari ke depan. Meskipun demikian, Baznas masih tetap menempatkan relawan dakwahnya di pos-pos pengungsian untuk menguatkan iman dan membentengi pengungsi dari upaya-upaya penggerusan akidah. Relawan-relawan dakwah tersebut, masih setia untuk mendampingi dan membina warga yang terdampak bencana. Kedekatan mereka dengan warga serta aktivitas ke-Islaman yang intensif, menjadi trauma healing tersendiri bagi korban bencana.

Para relawan dakwah Baznas tidak lelah menggerakkan dan bersama warga untuk menghidupkan kembali masjid-masjid yang ada. Beberapa masjid di dekat pos pengungsian masih dapat digunakan. Beberapa pos lagi harus menggunakan masjid darurat yang didirikan oleh Baznas dan warga. Aktivitas tersebut meliputi shalat 5 waktu berjamaah, kultum, tadarus Al Quran, belajar mengaji untuk anak-anak, hingga belajar bahasa arab.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *